21 Februari 2015
Hari ini terasa lelah sekali. Pengalaman pertama
menjadi Master Of Training (MOT) di DAD Bersama IMM Psikologi dan FIK membuatku
tidak bisa tidur selama 2 hari. Tanggung Jawab besar dalam perkaderan ini
mengharuskan aku untuk sabar dan semangat. Karena bagiku Kaderisasi adalah
harga mati.
Dalam kelelahan ini aku masih bisa becanda
garau bersama teman-teman seangkatanku dan adek-adekku, seakan lelah itu hilang
seketika. Terima Kasih teman-teman dan adek-adek.
Aku selalu berpesan kepada kalian, “jangan lupakan
kaderisasi, sama-sama belajar dan meningkatkan kapasitas diri”
Sesungguhnya kaderisasi formal tidak akan
melahirkan kader yang berkomitmen seketika, akan tetapi kaderisasi kulturallah
yang akan mewujudkan itu. Yaitu kaderisasi yang dilakukan secara terus menerus,
membangun hubungan emosianal dan mengambil kepercayaan kader. Sehingga dengan
itu dibutuhkan pengorbanan, keikhlasan, keteguhan dan ketabahan sebagai modal
dalam proses kaderisasi.
“Di akar rumput (Komisariat) dibutuhkan kader
dengan solidaritas organik, terlibat dalam proses dan menghargai proses”.
0 komentar:
Posting Komentar